Bagi sebuah perusahaan baru atau lama terkadang masih tidak tahu siapa yang seharusnya mengerjakan urusan perpajakan perusahaan. Tidak jarang masih banyak yang perusahaan membebankan pekerjaan urusan perpajakan kepada akuntan perusahaan. Sehingga si akuntan melakukan double job sebagai staff akuntan keuangan dan urusan perpajakan. Inilah kenapa kendala pajak perusahaan meningkat. Kemudian kita mengenal tax officer dalam suatu perusahaan.

Fungsi dari Tax Officer Sebagai Penyelesai Kendala Pajak Perusahaan

Tax officer atau staf pajak adalah orang yang bertugas melakukan segala pencatatan, pembayaran, pelaporan, hingga pengawasan proses administrasi yang berkaitan dengan pajak suatu perusahaan. Biasanya tax officer posisinya dalam struktur perusahaan berada pada divisi atau departemen keuangan.

Tugas dari staf pajak suatu perusahaan tentu erat kaitannya dengan urusan pajak, maupun aspek-aspek yang mempengaruhi pajak suatu perusahaan. Biasanya administrasi pajak yang ditangani adalah PPh 21/26, PPh 22, PPh 23/26, PPh 24, PPh badan, PPN, serta PPnBM.

Apa saja rincian tugas seorang tax officer pada perusahaan?

Menghitung Pajak yang Harus Dibayar Perusahaan

Bagi suatu badan usaha tentunya memiliki kewajiban untuk melaporkan dan membayar pajak dengan tepat waktu baik bulanan mau pun tahunannya. Sehingga seorang tax officer berperan dalam mengetahui besaran pajak yang harus dibayar oleh perusahaan dalam periode tertentu. Dengan demikian pembayaran pajak akan sesuai dengan perhitungan Dirjen Pajak berdasarkan regulasi yang berlaku.

Melakukan Pelaporan dan Pembayaran Pajak

Selain menghitung, seorang staf pajak juga harus melakukan pembayaran dan pelaporan pajak secara tepat waktu. Inilah salah satu tugas utamanya yang membutuhkan keahlian dan pengetahuan yang mumpuni agar perusahaan terhindar dari sanksi denda.

Perencanaan Pajak

Dengan adanya perencanaan, perusahaan mengetahui berapa besar pajak yang harus dibayar, dan uang yang harus disiapkan untuk membayar pajak. perencanaan pajak dapat menyelamatkan perusahaan dari keterlambatan membayar pajak, sehingga terhindar dari denda pajak.

Membuat Laporan Keuangan Fiskal dan Komersial

Laporan keuangan pada akuntansi komersial dan akuntansi fiskal (pajak) sejatinya berbeda. Sehingga staf pajak harus bisa menyajikannya dalam laporan keuangan fiskal maupun laporan keuangan komersial yang tidak bisa dibilang mudah. Ini lah yang membedakan antara staf akuntan keuangan dan staf akuntan pajak.

Sering dianggap Tidak Perlu

Gambaran di atas merupakan penjelasan mengenai tugas seorang staff pajak perusahaan. Memang pekerjaannya sekilas terlihat sama dengan staff akuntan keuangan, sehingga sering kali perusahaan menganggap tidak penting. Padahal pekerjaan yang dikerjakan oleh staff pajak membutuhkan skill khusus atau pengetahuan yang lebih tentang perpajakan.

Kebutuhan dan kesadaran perusahaan terhadap kepatuhan pajak juga mempengaruhi keberadaan tax officer. Banyak dari perusahaan terutama perusahaan kecil atau yang baru merintis tidak memiliki tac officer. Sehingga urusan perpajakan tidak dikelola dengan benar akibat kendala-kendala mengenai pajak yang membingungkan.

Apa saja kendala Pajak Perusahaan Yang Sering Terjadi?

Kendala pajak dalam suatu perusahaan

Tidak Terdaftar sebagai PKP (Perusahaan Kena Pajak)

Terkadang beberapa perusahaan sengaja tidak mendaftarkan diri sebagai PKP agar tidak dibebani pajak. Mungkin saat ini perusahaan akan merasa lebih untung, namun di kemudian hari malah akan membuat nilai perusahaan turun dan merugi. So, lebih baik tunaikan kewajiban KPK dari pada repot menghindari pajak.


Tidak Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) Badan Usaha

Karena setiap badan usaha wajib menjadi PKP, secara otomatis perusahaan itu juga harus memiliki NPWP khusus untuk perusahaan agar mempermudah setiap proses pelaporan pajak. Jika NPWP yang digunakan pribadi, maka perhitungannya akan tercampur dan penghasilan yang dimiliki akan terhitung pajaknya.

Pelaporan SPT Tahunan

Pelaporan SPT yang dilakukan hanya satu tahun sekali membuat mudah sekali dilupakan. Apalagi jika perusahaan sedang dalam posisi yang banyak pekerjaan dan tidak memiliki tax officer.

Aturan Pajak PPh (Pajak Penghasilan)

Perusahaan yang sedang seringkali terkendala dengan aturan pajak. Karena biasanya, perusahaan yang masih merintis belum memiliki terlalu banyak pemasukan tetapi gaji karyawannya sudah harus dikenai PPh. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mengakalinya dengan ?menaikkan? nominal gaji karyawan saat pelaporan PPh, terutama PPh 21.

Adanya PPN (Pajak Pertambahan Nilai)

Biasanya barang yang dijual akan lebih mahal 10%, sehingga konsumen merasa kecewa. Meskipun PPN biasanya dibebankan pada konsumen yang menggunakan barang atau jasa, akan tetapi sebaiknya diinformasikan bahwa barang atau jasa yang dijual dikenai PPN.

Workspez, solusi pajak perusahaan

Meskipun banyaknya kendala perpajakan yang diterima perusahaan, namun beberapa perusahaan tetap memilih untuk tidak memiliki tax officer. Hal tersebut bisa dapat disebabkan oleh berbagai alasan. Melihat berbagai permasalahan tersebut, maka hadirlah Workspez untuk membantu kendala-kendala perpajakan yang terjadi pada perusahaan.

Workspez merupakan start-up sistem akuntansi online berbasis cloud dengan teknologi AI, namun kami juga menyediakan jasa konsultan pajak untuk berbagai kepentingan baik pribadi maupun badanMasalah profesionalitas dan kapasitas sudah tidak perlu diragukan lagi. Tim kami dapat mengatasi dan menyelesaikan seluruh persoalan mengenai pajak bisnis anda dengan cepat dan tepat. Tidak hanya itu, tim Workspez akan mengindarkan anda dari persoalan tersebut dengan perencanaan pelaporan perpajakan yang komprehensif dan penuh integritas. Yang terpenting, perusahaan tidak perlu merekrut karyawan baru namun seluruh urusan pajak perusahaan bisa beres!

Asadia Diajeng
Asadia Diajeng

Asadia bergabung di Workspez sebagai content writer parttime. Setelah lulus kuliah, Asadia menjadi fulltime content writer Workspez. Kuliah di perhutanan dan senang travel, Asadia memang suka menulis blog terutama di bidang traveling.

Daftar ke newsletter kami

Daftar ke newsletter kami

Kami akan mengirimkan artikel seputar akuntansi, pajak, teknologi, dan keuangan

Terima kasih telah daftar ke newsletter kami

Share This

Share This

Share this post with your friends!

X